Uncategorized

Siapa yang lebih bahagia?

Kalau sudah berpisah, tak usah lagi berkompetisi “siapa yang lebih bahagia?”

Ingat, alasan utama untuk berpisah adalah untuk memiliki kebahagiaan masing-masing

-Shantidewi-

Advertisements
Standard
Uncategorized

Masih Kosong

Saya ingat 2 tahun yang lalu, saat saya masih bekerja di kantor lama saya, setiap harinya selama 1,5 tahun saya terluka karena harus mengerjakan pekerjaan yang saya tidak mau.

Terlalu sombong padahal kosong, saya selalu berfikir saya bisa menjadi yang lebih baik dan sudah waktunya untuk melaju.

2 Tahun yang lalu ketika saya tidak menginginkan pekerjaan saya , maka saya mengatakan hal ini pada General Manager kantor, “promosikan saya, atau lepas”

Lucunya, saya dilepas. Seperti anak ayam yang bahkan masih terlalu kuning, merasa dirinya sudah sehebat induknya padahal dirinya bisa jadi bulan-bulanan cacing cari perkara. Tidak ada pilihan lain hingga akhirnya saya pergi, keluar dari tempat yang menjadi kantor ternyaman sepanjang saya bekerja.

Kemudian setahun yang lalu ketika saya merasa bisa menjadi yang saya mau. Saya dihadapkan dengan realita kalau saya masih menjadi anak ayam kuning, atau untuk sedikit hiburan anak ayam yang bulunya baru mau berubah warna. Saya belum siap menjadi hebat.

Pilihannya ketika dihadapkan pada realita bahwa saya masih saya saja orang yang payah hingga saya harus mengambil jalan lain untuk setidaknya mencoba jadi hebat, Atau dengan tittle job yang saya inginkan namun saya harus terseok-seok disetiap harinya. Maka saya memilih ambil jalan lain. Jalan yang mungkin saya tidak pernah bayangkan sebelumnya. Namun berkah dibaliknya saya menjadi yang saya bayangkan di 2 tahun yang lalu.

Seiring berjalannya waktu, saya mengerti kalau sepatah kata bisa merusak keseluruhan jaringan. Jadi alangkah baiknya untuk lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Karena waktu berjalan, umur  yang bertambah, saya harus lebih dewasa dari 2 tahun yang lalu.

Salam hangat dari yang saat ini tentunya saja masih kosong, dan jauh dari hebat. Tidak jauh berbeda dari 2 tahun yang lalu.

 

Warm Regards,

Dinda Shantidewi.

 

 

Standard
Uncategorized

2016 highlights

Januari
  • Mengawali awal tahun dengan menjadi freelancer (iya, pengangguran iya)
  • Sepanjang bulan : Despreate ga punya gaji
  • 14, Sarinah ada bom, hebatnya Indonesia yang jadi trending topic #TukangSateTetepJualan #PolisiPakeGucciKamiNaksir

Februari

  • Ibu operasi syaraf di telapak tangan, bolak-balik ke rumah sakit, full quality time sama Ibu
  • Despreate akut belom dapet – dapet kerja

Maret

  • Awal bulan : DBD untuk pertama kalinya dan berjamaah dengan Ibu dan Sasha, dirawat sekamar betiga hahahaha
  • Work work work werk, baby!
  • Jogja dengan Niken Wulan dan Resty
  • Ligamen sprain stage 2 😦
  • Menemukan ig baby sitter gempita dengan motto hidup : “kalem bae lanjut maning” #cool

April

  • Nikahan Dwina & Ajeng pake kruk #ntap #pyar
  • Adele finally muncul dengan lagu barunya, bikin orang punya pacar aja ngerasa patah hati
  • Akhir bulan : nikahan Setta sok-sokan lepas kruk, taro di mobil, nyoba pake wedges 2cm

Mei

  • Di pernikahan Anind dan Firman tidak lagi pakai kruk, and it’s for good #ntap #pyar
  • Training di Surabaya, memulai jadi anak kostan, LDR sama Dika
  • Beli ember kecil harga 60 ribu dua biji, kok sedih ya? berasa mahal banget, untung itu ember warna pink!

Juni

  • #designerlyfe #anakkostanlyfe #kangenibu #kangenmasakanibu #kangenrumah #kugasanggupjadianakostan
  • Ramadhan pertama jadi anak kostan, jauh dari rumah #kurasakugashanggup
  • Ternyata ku shanggup walau ku tak mau lagi bulan puasa jadi anak kostan

Juli

  • Lebaran! pulang! pulang! pulang! akhirnya Dinda ngerasain pulang kampung!
  • Seminggu kemudian : Surabaya! Surabaya! Surabaya! 😦 😦 😦
  • Baru ditinggal 2 hari (and for the first time in forever) dapet flower bouqet dari Dika *emote ketawa sambil nangis*

Agustus

  • Ngerasain ademnya Tretes dengan konco kantor dan Dika!  ankle sprain di kaki kiri dipaksa trekking malah sembuh loh!
  • Black pink debut, ngeracunin anak kantor dengan “boombayah” #OPPAH! #semuakeracunan
  • film yang paling ditunggu : SUICIDE SQUAD. Jared letto is too handsome to be Joker srsly.
  • 19 – 21, Singapur with Cepi menjenguk princess Bindy #SubwayAllTheWay #GeretAkukeGarretStrolling around USS, Sea Aquarium, garden by the bay, Science Centre Singapore #KakiLedes3Hari + harga koyo di SG mahalnya ga kira-kira #BIAYAHIDUPSINGAPURMAHALBANGET

September

  • 4, 2 tahun setelah memulai kencan di goedkop dengan Dika
  • Melepaskan title “anak kostan”, Tangerang, padamu aku kembali!
  • Setelah 4 bulan merantau, gue mengetahui mental gue adalah mental struggling di jalanan Jakarta demi pulang kerumah, bukan mental anak kostan yang penting deket kantor. Terima kasih kepada Ibu, kini ku mengerti maksudmu.
  • 21, Niken di pinang dengan bismillah dengan Grandy dan dinda sudah kembali dengan heels #kuseneng
  • 30, Ibu resmi pensiun. Tulisan gue mengenai Anak Ibu gue buat saat gue di Surabaya, gue kirim via email dihari terakhir Ibu kerja, begitu ketemu Ibu saat kasih surprise di Kantornya, gue liat tulisan udah di forward ke email temen-temen kantornya! duh bundaaahhhhhhhh~

Oktober

  • 2, A quarter of century, 25 sounds pretty good. I’m gonna keep my mecin swaggin’ !
  • Heboh flat earth di Youtube, dan gue lebih tertarik lihat drama di komennya daripada penjelasan flat earth sendiri di videonya.

November

  • 27, happiest birthday to my delusional boyfriend, Park Chanyeol. sarangheo~ cupcupwawaw!
  • Menghadiri pernikahan mantan yang menikah dengan sepupu ketarik, now he’s officially my far-away-cousin-in-law-ception. lucu ya hidup, ketemu di pelaminan tapi salaman it’s happened to my life hihi.

Desember

  • One of the happiest and the most emotional journey, ke tanah suci dengan keluarga 🙂 alhamdulillah!do you believe in the power of prays? i do 🙂
  • akhir tahun dengan Kinanti dan Kinara yang diimport langsung dari Surabaya, main ice skating dengan Kinan bener-bener nguji kesabaran ngadepin anak sok tau, tapi satu sisi gemes bawaannya pengen ngebanting.

kalau ditanya selama 2016 hal yang paling penting terjadi dalam hidup lo yang mana? well gue gatau sih, karena dari januari hingga Desember benar-benar penuh kejutan.

Memulai 2016 dengan menjadi pengangguran hingga dapet pekerjaan lagi, kemudian sempet berada di posisi terbawah dalam hidup dan akhirnya berusaha untuk bangkit sendiri, hingga akhirnya berhasil di akhir 2016 ini, mungkin 2016 yang perlu di ingat adalah prosesnya.

lucunya, saat gue penggangguran Ibu memang lagi sering-seringnya sakit, pernah vertigo sampai operasi telapak tangan yang membuat Ibu harus bolak-balik rumah sakit. Kalau gue saat itu bekerja, mungkin Ibu akan kerumah sakit sendirian, atau gue akan sering izin kantor. see the point here? terkadang rencana Allah itu emang bener-bener epic! baru engeh pas udah ngejalanin, “oiya yah emang ada maksudnya dari nganggur ini”.

Atau juga yang tadinya kemana-mana pecicilan, sempet dikasih cobaan ankle sprain stage 2 dan bela-belain dateng kekondangan temen SMA dengan kruk dan diliatin orang-orang. sampe akhirnya sembuh dan bisa lari-lari ngejar commuter line dengan wedges 2cm, berarti 2016 juga perlu diingat betapa semangat dan sabar di setiap hari adalah salah satu cara gue untuk sembuh.

Bisa jadi menjadi anak kost diumur 24, yang sebelumnya ga pernah sama sekali jadi anak kostan atau kerja keluar kota. Ketika gue menjadi anak kostan, masuk kamar dan yang menyambut hanyalah tumpukan baju kotor, koper, dan kasur membuat kangen dengan kehebohan , berisik dan chaosnya rumah yang justru memberikan kehangatan. Sebelumnya, selama 24 tahun gue tinggal dirumah mungil dengan isi minimal 5 orang membuat gue kadang bertanya tanya kapan gue bisa hidup tenang, punya waktu dan ruang sendiri. Tapi justru ketika gue mendapatkan jawaban dari ptertanyaan gue, gue merindukan rumah iya, rumah, bukan sekedar bangunannya, tapi rasa hidup dirumah dimana lo merasa aman dan hangat karena berada diantara keluarga.

Pun akhirnya gue senang bisa merasakan pengalaman jauh dari rumah, ekspansi comfort zone, bertemu orang-orang baru dengan culture yang cukup berbeda, konco kantor yang bener-bener hangat dan ramah sedari gue pertama menginjakkan kaki di kantor Surabaya. Ternyata seorang Dinda bisa menyesuaikan diri dengan cepat dan kuat menjalani kehidupan yang berbeda dari biasanya.

Dan 2016 ditutup dengan rejeki paling manis, dikasih kesempatan untuk dateng ke tanah suci dimana sebelumnya cuma bisa liat ka’bah dari foto orang lain sambil nanya “gue kapan yah?”, so do not under estimate the power of prays. Begitu doa lo terkabul, lo sendiri bisa ga siap untuk mendapatkan kejutan dariNya. Dengan hati yang masih suka congkak ini (padahal mah ga ada apa apanya dibanding kuasa Allah), sepanjang naik turunnya kehidupan gue, semua kembali ke hati gue yang harus memulai mempercayai kalau semua memang kuasa Allah, yang Maha membolak balikan hati, manusia harus berusaha dan berdoa, sisanya kita harus percaya kalau Allah sudah siapkan semua jawaban dari doa kita.

Akhirnya, gue tutup dengan bahagia dan tidur ditanggal 31 Desember, ga interest sama kembang api, bangun di 1 Januari 2017

dirumah!

 

with Love,

Dinda M. Shantidewi

 

Standard