Uncategorized

Doa Duniawi

Di bulan Ramadhan ini, ada yang berdoa semoga keinginan untuk mendapatkan buah hatinya terwujud

Ada yang berdoa semoga dagangannya laku, supaya anak-anaknya bisa beli baju

Ada yang doanya semoga penyakit orang tuanya segera diangkat, sehingga bisa berkumpul bersama lagi

Ada yang mulai menghitung kira-kira akan dapat THR berapa, karena itu kesempatan memenuhi pos-pos kebutuhan

Ada yang berharap semoga tahun ini dapat kerja, setelah tahun lalu kena lay-off

Sementara gue, berdoa semoga bisa menghasilkan pekerjaan yang baik, berhenti jadi yang paling bodoh dan hanya jadi beban team.

Standard
Uncategorized

Yuk nyerah aja yuk, Din.

Menyerah juga sebenernya sebuah pilihan kok.

Di Dunia ini cuma orang gila yang maksain diri untuk selalu dibilang bodoh.

Dan bahkan hati kita belum seikhlas itu untuk menerima kata itu keluar.

Standard
Uncategorized

Marah

Sabar

Sabar

Sabar

Puncaknya gue akan menyerah.

Kalau gue sudah menyerah, artinya gue sudah ada dititik tidak lagi bisa toleran. Cukup sampai disitu saja.

Tidak dengan selalu marah, cukup pergi. Stok sabar untuk hal itu sudah habis.

Sabar untuk yang lain masih ada.

Jadi maaf kalau sehabis itu saya pergi, jangan jadikan sabar saya sebagai lahan kamu menginjak-nginjak.

Standard
Uncategorized

Birthday!

Dear Dinda,

Hari ini ulang tahunmu, selamat menuju 28 tahun! Setahun lalu kamu selalu bilang “suka deh sama umur 27, sounds so sexy!”

Then what happened in your 27 years old?

Well, kamu masih sangat Libra, masih tidak suka confront ke orang. Masih ga suka sama orang yang kalau ngomong suka seenaaknya apalagi bahas fisik, tapi kamu pendam balasan kamu, padahal dalam hati menjerit “Yaelah lo juga dulu pake krim pemutih mbak” atau “please mas, anda juga badannya sama kayak gapura komplek”.

Berkali-kali test MBTI dan hasilnya tetap sama, masih ENFP. Meskipun kamu berharap bisa mengurangi presentase Feelingnya, tapi yang ada malah makin naik. Iya, masih ambil keputusan pakai hati, bukan logika.

Hasil test “Your Top Fear Archetype” ternyata kamu the people pleaser. Ya kita tau lah kalau keputusan berdasarkan hati, pasti jadi “iya deh, kasian”. Padahal dalam hati lagi-lagi kamu teriak “enggak please enggggaaaakkk!”

Tentang karirmu, akhirnya kamu berani ambil tindakan untuk keluar dari comfort zone, and yess finally you’ve made it to work as designer. Congratulation for the new tittle as a “creative designer”. Yeaaaayyy!

You’re boss is a foreigner, you talk in english every single day, but still, you’re affraid to talk in english on your social media. Because you know the people arround you are grammar nazi hahahaha! Let’s be braver, shall we?

You’re still mature inside, pecicilan outside. Entah gimana caranya pecicilan ini bisa berkurang, ingat, kamu punya cita-cita untuk jadi anggun, Dinda!

Sejauh ini kamu udah nonton konser Bigbang, BTS, Westlife, udah nonton livenya Rendy Pandugo dan Teddy Adhitya. Tanggal 26 Oktober nanti akan nonton Backstreet Boys. Jiwa Fangirl kamu kuat juga ya Din, hm. Jangan lupa kapan-kapan nonton livenya Tulus ya. Itu masuk ke bucket list loh.

And last and the most important, you are still in love with the same person for 5 years, Andika Frestian Ihsan. AND YOU ARE A BRIDE TO BE!!! Yeaaayyyyy!! Finally yeaayyy! Yeay dari teman ngopi ke partner kerja ke partner hidup yeaayyy!

So, enjoy your last 3 months as Ms. Dinda :). Enjoy your roller coaster ride for wedding preparation, house renovation, work and overtime, freelance and everything it between. Kamu berhasil melewatinya 2 bulan terakhir ini, jadi sebenernya kita nih bisa. Cuma emang stress aja, gapapa. Kan emang kita anaknya mudah stress. Ehe.

So? Ready for the next adventure in 28? You should, because i know we’re on the right track ๐Ÿ˜Š.

And be grateful, you’re surrounded by good people, you’re still adorable, charming, gorgeus and lovable as always ๐Ÿงก.

Love,

28 years Dinda.

Standard
Uncategorized

Jumat pagi

Tanggal 20 September 2019.

Bangun tidur badan masih super capek.

“Tidur itu untuk recharge tenaga” kayaknya cuma mitos ya.

Oh iya, harus ngeprint gambar kerja rumah.

Oh iya, harus cek tangga karena semua orang nanyain terus.

Oke, mari cek kondisi lapangan.

Tentu saja, terlambat bekerja.

Standard
Uncategorized

Masih Kosong

Saya ingat 2 tahun yang lalu, saat saya masih bekerja di kantor lama saya, setiap harinya selama 1,5 tahun saya terluka karena harus mengerjakan pekerjaan yang saya tidak mau.

Terlalu sombong padahal kosong, saya selalu berfikir saya bisa menjadi yang lebih baik dan sudah waktunya untuk melaju.

2 Tahun yang lalu ketika saya tidak menginginkan pekerjaan saya , maka saya mengatakan hal ini pada General Manager kantor, “promosikan saya, atau lepas”

Lucunya, saya dilepas. Seperti anak ayam yang bahkan masih terlalu kuning, merasa dirinya sudah sehebat induknya padahal dirinya bisa jadi bulan-bulanan cacing cari perkara. Tidak ada pilihan lain hingga akhirnya saya pergi, keluar dari tempat yang menjadi kantor ternyaman sepanjang saya bekerja.

Kemudian setahun yang lalu ketika saya merasa bisa menjadi yang saya mau. Saya dihadapkan dengan realita kalau saya masih menjadi anak ayam kuning, atau untuk sedikit hiburan anak ayam yang bulunya baru mau berubah warna. Saya belum siap menjadi hebat.

Pilihannya ketika dihadapkan pada realita bahwa saya masih saya saja orang yang payah hingga saya harus mengambil jalan lain untuk setidaknya mencoba jadi hebat, Atau dengan tittle job yang saya inginkan namun saya harus terseok-seok disetiap harinya. Maka saya memilih ambil jalan lain. Jalan yang mungkin saya tidak pernah bayangkan sebelumnya. Namun berkah dibaliknya saya menjadi yang saya bayangkan di 2 tahun yang lalu.

Seiring berjalannya waktu, saya mengerti kalau sepatah kata bisa merusak keseluruhan jaringan. Jadi alangkah baiknya untuk lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Karena waktu berjalan, umurย  yang bertambah, saya harus lebih dewasa dari 2 tahun yang lalu.

Salam hangat dari yang saat ini tentunya saja masih kosong, dan jauh dari hebat. Tidak jauh berbeda dari 2 tahun yang lalu.

 

Warm Regards,

Dinda Shantidewi.

 

 

Standard
Uncategorized

2016 highlights

Januari
  • Mengawali awal tahun dengan menjadi freelancer (iya, pengangguran iya)
  • Sepanjang bulan : Despreate ga punya gaji
  • 14, Sarinah ada bom, hebatnya Indonesia yang jadi trending topicย #TukangSateTetepJualan #PolisiPakeGucciKamiNaksir

Februari

  • Ibu operasi syaraf di telapak tangan, bolak-balik ke rumah sakit, full quality time sama Ibu
  • Despreate akut belom dapet – dapet kerja

Maret

  • Awal bulan : DBD untuk pertama kalinya dan berjamaah dengan Ibu dan Sasha, dirawat sekamar betiga hahahaha
  • Work work work werk, baby!
  • Jogja dengan Niken Wulan dan Resty
  • Ligamen sprain stage 2 ๐Ÿ˜ฆ
  • Menemukan ig baby sitter gempita dengan motto hidup : “kalem bae lanjut maning” #cool

April

  • Nikahan Dwina & Ajeng pake kruk #ntap #pyar
  • Adele finally muncul dengan lagu barunya, bikin orang punya pacar aja ngerasa patah hati
  • Akhir bulan : nikahan Setta sok-sokan lepas kruk, taro di mobil, nyoba pake wedges 2cm

Mei

  • Di pernikahan Anind dan Firman tidak lagi pakai kruk, and it’s for good #ntap #pyar
  • Training di Surabaya, memulai jadi anak kostan, LDR sama Dika
  • Beli ember kecil harga 60 ribu dua biji, kok sedih ya? berasa mahal banget, untung itu ember warna pink!

Juni

  • #designerlyfe #anakkostanlyfe #kangenibu #kangenmasakanibu #kangenrumah #kugasanggupjadianakostan
  • Ramadhan pertama jadi anak kostan, jauh dari rumah #kurasakugashanggup
  • Ternyata ku shanggup walau ku tak mau lagi bulan puasa jadi anak kostan

Juli

  • Lebaran! pulang! pulang! pulang! akhirnya Dinda ngerasain pulang kampung!
  • Seminggu kemudian : Surabaya! Surabaya! Surabaya! ๐Ÿ˜ฆ ๐Ÿ˜ฆ ๐Ÿ˜ฆ
  • Baru ditinggal 2 hari (and for the first time in forever) dapet flower bouqet dari Dika *emote ketawa sambil nangis*

Agustus

  • Ngerasain ademnya Tretes dengan konco kantor dan Dika!ย  ankle sprain di kaki kiri dipaksa trekking malah sembuh loh!
  • Black pink debut, ngeracunin anak kantor dengan “boombayah” #OPPAH! #semuakeracunan
  • film yang paling ditunggu : SUICIDE SQUAD. Jared letto is too handsome to be Joker srsly.
  • 19 – 21, Singapur with Cepi menjenguk princess Bindy #SubwayAllTheWay #GeretAkukeGarretStrolling around USS, Sea Aquarium, garden by the bay, Science Centre Singapore #KakiLedes3Hari + harga koyo di SG mahalnya ga kira-kira #BIAYAHIDUPSINGAPURMAHALBANGET

September

  • 4, 2 tahun setelah memulai kencan di goedkop dengan Dika
  • Melepaskan title “anak kostan”, Tangerang, padamu aku kembali!
  • Setelah 4 bulan merantau, gue mengetahui mental gue adalah mental struggling di jalanan Jakarta demi pulang kerumah, bukan mental anak kostan yang penting deket kantor. Terima kasih kepada Ibu, kini ku mengerti maksudmu.
  • 21, Niken di pinang dengan bismillah dengan Grandy dan dinda sudah kembali dengan heels #kuseneng
  • 30, Ibu resmi pensiun. Tulisan gue mengenai Anak Ibu gue buat saat gue di Surabaya, gue kirim via email dihari terakhir Ibu kerja, begitu ketemu Ibu saat kasih surprise di Kantornya, gue liat tulisan udah di forward ke email temen-temen kantornya! duh bundaaahhhhhhhh~

Oktober

  • 2, A quarter of century, 25 sounds pretty good. I’m gonna keep my mecin swaggin’ !
  • Heboh flat earth di Youtube, dan gue lebih tertarik lihat drama di komennya daripada penjelasan flat earth sendiri di videonya.

November

  • 27, happiest birthday to my delusional boyfriend, Park Chanyeol. sarangheo~ cupcupwawaw!
  • Menghadiri pernikahan mantan yang menikah dengan sepupu ketarik, now he’s officially my far-away-cousin-in-law-ception. lucu ya hidup, ketemu di pelaminan tapi salaman it’s happened to my life hihi.

Desember

  • One of the happiest and the most emotional journey, ke tanah suci dengan keluarga ๐Ÿ™‚ alhamdulillah!do you believe in the power of prays? i do ๐Ÿ™‚
  • akhir tahun dengan Kinanti dan Kinara yang diimport langsung dari Surabaya, main ice skating dengan Kinan bener-bener nguji kesabaran ngadepin anak sok tau, tapi satu sisi gemes bawaannya pengen ngebanting.

kalau ditanya selama 2016 hal yang paling penting terjadi dalam hidup lo yang mana? well gue gatau sih, karena dari januari hingga Desember benar-benar penuh kejutan.

Memulai 2016 dengan menjadi pengangguran hingga dapet pekerjaan lagi, kemudian sempet berada di posisi terbawah dalam hidup dan akhirnya berusaha untuk bangkit sendiri, hingga akhirnya berhasil di akhir 2016 ini, mungkin 2016 yang perlu di ingat adalah prosesnya.

lucunya, saat gue penggangguran Ibu memang lagi sering-seringnya sakit, pernah vertigo sampai operasi telapak tangan yang membuat Ibu harus bolak-balik rumah sakit. Kalau gue saat itu bekerja, mungkin Ibu akan kerumah sakit sendirian, atau gue akan sering izin kantor. see the point here? terkadang rencana Allah itu emang bener-bener epic! baru engeh pas udah ngejalanin, “oiya yah emang ada maksudnya dari nganggur ini”.

Atau juga yang tadinya kemana-mana pecicilan, sempet dikasih cobaan ankle sprain stage 2 dan bela-belain dateng kekondangan temen SMA dengan kruk dan diliatin orang-orang. sampe akhirnya sembuh dan bisa lari-lari ngejar commuter line dengan wedges 2cm, berarti 2016 juga perlu diingat betapa semangat dan sabar di setiap hari adalah salah satu cara gue untuk sembuh.

Bisa jadi menjadi anak kost diumur 24, yang sebelumnya ga pernah sama sekali jadi anak kostan atau kerja keluar kota. Ketika gue menjadi anak kostan, masuk kamar dan yang menyambut hanyalah tumpukan baju kotor, koper, dan kasur membuat kangen dengan kehebohan , berisik dan chaosnya rumah yang justru memberikan kehangatan. Sebelumnya, selama 24 tahun gue tinggal dirumah mungil dengan isi minimal 5 orang membuat gue kadang bertanya tanya kapan gue bisa hidup tenang, punya waktu dan ruang sendiri. Tapi justru ketika gue mendapatkan jawaban dari ptertanyaan gue, gue merindukan rumah iya, rumah, bukan sekedar bangunannya, tapi rasa hidup dirumah dimana lo merasa aman dan hangat karena berada diantara keluarga.

Pun akhirnya gue senang bisa merasakan pengalaman jauh dari rumah, ekspansi comfort zone, bertemu orang-orang baru dengan culture yang cukup berbeda, konco kantor yang bener-bener hangat dan ramah sedari gue pertama menginjakkan kaki di kantor Surabaya. Ternyata seorang Dinda bisa menyesuaikan diri dengan cepat dan kuat menjalani kehidupan yang berbeda dari biasanya.

Dan 2016 ditutup dengan rejeki paling manis, dikasih kesempatan untuk dateng ke tanah suci dimana sebelumnya cuma bisa liat ka’bah dari foto orang lain sambil nanya “gue kapan yah?”, so do not under estimate the power of prays. Begitu doa lo terkabul, lo sendiri bisa ga siap untuk mendapatkan kejutan dariNya. Dengan hati yang masih suka congkak ini (padahal mah ga ada apa apanya dibanding kuasa Allah), sepanjang naik turunnya kehidupan gue, semua kembali ke hati gue yang harus memulai mempercayai kalau semua memang kuasa Allah, yang Maha membolak balikan hati, manusia harus berusaha dan berdoa, sisanya kita harus percaya kalau Allah sudah siapkan semua jawaban dari doa kita.

Akhirnya, gue tutup dengan bahagia dan tidur ditanggal 31 Desember, ga interest sama kembang api, bangun di 1 Januari 2017

dirumah!

 

with Love,

Dinda M. Shantidewi

 

Standard